Solok – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Solok kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat demokrasi lokal dengan menggelar kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan bersama berbagai stakeholder di kota tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mempererat sinergi antara Bawaslu dan para pemangku kepentingan dalam mengawal tahapan pemilu serta memperkuat lembaga pengawasan pemilu yang independen dan berintegritas.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari perwakilan pemerintah daerah, partai politik, aparat keamanan, organisasi masyarakat, hingga media lokal.
Ketua Bawaslu Kota Solok dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam menciptakan pemilu yang bersih, jujur, dan adil.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan sesi pemaparan materi terkait tugas dan fungsi Bawaslu, dinamika pengawasan, serta tantangan yang sering dihadapi dalam pelaksanaan pemilu di tingkat lokal.
Salah satu fokus diskusi adalah pentingnya integritas penyelenggara dan netralitas aparat dalam setiap tahapan pemilu.
Bawaslu juga menyoroti masih adanya pelanggaran yang kerap terjadi seperti politik uang, kampanye hitam, dan pelanggaran administrasi pemilu lainnya.
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi terbuka untuk menyampaikan kritik, masukan, serta pengalaman dari para stakeholder terhadap pelaksanaan pemilu sebelumnya.
Pihak kepolisian turut menyampaikan komitmen mereka dalam menjaga keamanan dan netralitas selama proses pemilu berlangsung.
Dandim serta unsur TNI lainnya juga menyampaikan dukungan penuh terhadap kelancaran dan keamanan pemilu yang demokratis.
Baca Juga : BPK Perwakilan Sumbar Lakukan Pemeriksaan Pelayanan Publik di Disdukcapil Kota Solok
Perwakilan organisasi masyarakat (ormas) menyambut baik upaya Bawaslu dalam melibatkan berbagai pihak dalam penguatan kelembagaan.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Bawaslu Provinsi Sumatera Barat yang memberikan wawasan tentang strategi pengawasan yang efektif.
Para peserta mendapatkan pelatihan singkat terkait teknik pengawasan partisipatif, terutama untuk mendorong peran masyarakat dalam melaporkan pelanggaran pemilu.
Dalam sesi tanya jawab, berbagai pertanyaan muncul dari peserta terkait penanganan pelanggaran dan prosedur pelaporan kepada Bawaslu.
Sebagai bentuk transparansi, Bawaslu Kota Solok juga memaparkan capaian kinerja dan hasil pengawasan pada pemilu sebelumnya.






