Solok – KM Tegar Jaya Hanyut Sebuah kapal motor (KM) bernama Tegar Jaya dilaporkan tenggelam setelah dihantam ombak besar di wilayah Teluk Pesawaran, Lampung, pada Rabu pagi, sekitar pukul 06.45 WIB.
Kapal naas tersebut sedang melakukan perjalanan rutin untuk mengangkut hasil laut dari wilayah pesisir menuju Pelabuhan Lempasing.

Baca Juga : Harga emas UBS-Galeri24-Antam di Pegadaian kompak naik
Kapal tersebut terombang-ambing selama beberapa menit sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam ke dasar perairan sekitar 2 mil laut dari pantai.
Dalam kapal tersebut terdapat 7 orang, yang terdiri dari nakhoda, awak kapal, serta beberapa nelayan yang ikut mengangkut hasil tangkapan.
Tim SAR (Search and Rescue) bersama nelayan setempat segera melakukan upaya penyelamatan begitu menerima informasi kejadian dari radio komunikasi.
Korban pertama diketahui bernama Rendi Saputra (28 tahun), warga ini
Korban kedua bernama Junaedi (35 tahun), nelayan lepas yang ikut dalam pelayaran untuk mengangkut hasil laut dari bagan miliknya.
Mereka mengalami luka ringan seperti lecet, memar, serta trauma psikologis akibat insiden yang berlangsung sangat cepat dan menegangkan.
Nakhoda kapal, Sukirman (42 tahun), mengatakan bahwa cuaca berubah sangat cepat dan ombak datang dari arah yang tidak terduga.
Ia mengaku sudah berusaha mengendalikan kapal dan menghindar dari hempasan ombak, namun kapal tetap oleng dan akhirnya tenggelam.
Sukirman juga menyesalkan bahwa perlengkapan keselamatan di kapal tidak memadai karena mereka hanya memiliki 3 pelampung untuk 7 orang.
Kepala Basarnas Lampung, Letkol Bambang Suwandi, mengatakan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi nelayan agar memperhatikan peringatan cuaca ekstrem.
Ia menegaskan bahwa pada hari kejadian, BMKG sebenarnya telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, namun tidak semua kapal memperhatikannya.
Pemerintah daerah, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, mengimbau agar seluruh nelayan menunda aktivitas melaut apabila cuaca ekstrem terjadi.
Insiden tenggelamnya KM Tegar Jaya menjadi sorotan warga sekitar karena merupakan kecelakaan laut kedua dalam sebulan terakhir di kawasan Teluk Lampung.

