Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Pemko Solok Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi, Permintaan Masih Rendah Akibat Kemarau

Shoppe Mall

Solok – Pemko Solok intensif melakukan pengawasan terhadap distribusi pupuk bersubsidi di wilayahnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pupuk benar-benar sampai kepada petani yang berhak.

Langkah pengawasan ini menjadi penting mengingat masih banyak tantangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi, terutama terkait akurasi data penerima dan pengawasan distribusi di tingkat bawah.

Shoppe Mall

Meski pasokan pupuk tersedia, permintaan dari petani cenderung rendah dalam beberapa bulan terakhir.

Akibat kemarau, banyak petani di Kota Solok menunda masa tanam karena minimnya ketersediaan air irigasi. Hal ini berdampak langsung pada turunnya permintaan terhadap pupuk.

Pemko Solok
Pemko Solok

Dalam kondisi kemarau, pemerintah juga menyarankan agar petani lebih bijak dalam menggunakan pupuk serta mempertimbangkan penggunaan pupuk organik sebagai alternatif.

Baca Juga : Tragis Pemuda di Kota Solok Tewas Ditikam Rekan Sendiri Saat Isap Lem


Pihak Dinas Pertanian menyebut bahwa per 20 Juli 2025, serapan pupuk bersubsidi di Kota Solok masih di bawah 50% dari total kuota yang tersedia untuk tahun ini.

Pemko Solok mengingatkan agar distributor tidak menumpuk atau menjual pupuk bersubsidi ke luar daerah.

Untuk mencegah penyimpangan, Pemko Solok secara rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kios-kios resmi penyalur pupuk subsidi di berbagai kecamatan.

ini Pemerintah juga mendorong petani untuk segera mengajukan permintaan pupuk sesuai kebutuhan melalui kelompok tani, agar data penyaluran tetap sesuai rencana awal.

Di beberapa wilayah, pemerintah memfasilitasi bantuan pompa air dan pembuatan sumur dangkal sebagai solusi jangka pendek menghadapi kemarau panjang.

Dinas Pertanian terus memantau perkembangan cuaca dan memberikan informasi kepada petani terkait waktu tanam yang ideal serta jenis tanaman yang tahan kekeringan.

Walikota Solok menegaskan bahwa pengawasan pupuk bersubsidi adalah prioritas, mengingat pupuk merupakan input penting dalam menjaga produksi pangan daerah.

Di sisi lain, petani berharap agar pemerintah tidak hanya fokus pada pengawasan pupuk, tetapi juga membantu dalam hal ketersediaan air dan infrastruktur pertanian.

Untuk menjaga stok tetap aman, pemerintah menyesuaikan jadwal distribusi pupuk berdasarkan proyeksi musim tanam dan kebutuhan riil petani di lapangan.

Dalam forum diskusi kelompok tani, banyak petani mengusulkan agar pemerintah mulai mempertimbangkan mekanisme subsidi langsung daripada subsidi barang.

Selain itu, Pemko Solok juga mengembangkan program pendampingan pertanian terpadu, termasuk penyediaan benih unggul dan pelatihan budidaya tanaman tahan kekeringan.

Shoppe Mall