Solok – Pemuda Tulungagung digemparkan oleh penemuan jasad seorang pemuda yang ditemukan tewas di dalam sumur pada Minggu (26/10/2025) pagi. Kejadian tragis ini sontak menarik perhatian warga sekitar, yang berbondong-bondong datang ke lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi yang berlangsung dramatis.
Penemuan yang Menggegerkan Warga

Baca Juga : Honeymoon Berujung Duka di Solok: Istri Meninggal-Suami Kritis
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Krajan, Desa Pucung Lor, Kecamatan Ngantru, Tulungagung. Seorang warga setempat awalnya mencium bau menyengat yang keluar dari arah sumur tua di belakang rumah kosong. Curiga ada sesuatu yang tidak beres, warga pun segera melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Tak lama kemudian, petugas Damkar Tulungagung dan BPBD datang ke lokasi. Setelah dilakukan pengecekan, benar saja—terlihat sesosok tubuh manusia di dasar sumur sedalam sekitar 15 meter. Proses evakuasi pun dilakukan dengan sangat hati-hati, mengingat kondisi sumur yang sempit dan berair.
Evakuasi Penuh Tantangan
Petugas membutuhkan waktu hampir dua jam untuk mengangkat jasad korban dari dasar sumur. Dengan menggunakan alat bantu tali dan tabung oksigen, tim penyelamat satu per satu menuruni sumur tersebut.
Setelah berhasil diangkat, jasad pemuda itu langsung dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk dilakukan pemeriksaan medis.
Kepala BPBD Tulungagung, melalui keterangan resminya, menyebut bahwa proses evakuasi berlangsung aman meskipun medan cukup sulit. “Kedalaman sumur dan kondisi oksigen yang minim membuat petugas harus bergantian turun untuk memastikan keselamatan,” ujarnya.
identitas dan Dugaan Sementara
Korban diketahui bernama Rian (23), warga setempat yang dikenal pendiam dan jarang bergaul. Menurut keterangan keluarga, Rian sempat tidak pulang sejak dua hari sebelumnya. Mereka sempat mengira korban sedang bekerja di luar kota, hingga akhirnya kabar duka ini datang.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab kematian korban. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Namun demikian, polisi belum bisa memastikan apakah korban terjatuh secara tidak sengaja atau ada unsur lain di balik kematiannya.
“Untuk sementara, kami menunggu hasil autopsi guna memastikan penyebab pasti meninggalnya korban,” ujar Kapolsek Ngantru, saat diwawancarai awak media.
Kesaksian Warga: Sempat Dengar Suara Aneh
Beberapa warga sekitar mengaku sempat mendengar suara seperti orang memanggil dan benda jatuh ke air pada malam sebelum korban ditemukan. Namun karena mengira suara itu berasal dari hewan, mereka tidak menaruh curiga.
“Baru pagi ini kami sadar ada bau tidak enak. Setelah dicek, ternyata benar ada orang di dalam sumur,” ungkap Sutrisno, salah satu warga.
Suasana Haru di Rumah Duka
Setelah proses identifikasi selesai, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Tangis pecah di rumah duka saat jenazah tiba. Beberapa kerabat masih tak menyangka Rian pergi dengan cara tragis seperti itu.
Keluarga berharap agar penyebab kematian segera terungkap, sehingga tidak ada spekulasi liar yang beredar di masyarakat. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada petugas yang telah bekerja keras mengevakuasi korban dari sumur yang dalam dan berbahaya itu.
Pesan untuk Warga: Waspadai Sumur Tua
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi warga agar selalu waspada terhadap keberadaan sumur tua atau terbuka di lingkungan sekitar. Pemerintah desa pun berencana untuk menutup atau memberi pagar pengaman di area sumur yang tidak lagi digunakan, demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Kadang kita anggap remeh sumur tua yang sudah tidak terpakai, padahal bisa berbahaya jika tidak ditutup dengan baik,” kata Kepala Desa Pucung Lor.
Penutup
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga Tulungagung. Meskipun penyebab pasti kematian korban masih diselidiki, kejadian ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan lingkungan dan kepedulian sosial.
Kehilangan seorang pemuda di usia muda menjadi luka bagi banyak orang, dan semoga dari peristiwa ini, masyarakat semakin peduli terhadap keselamatan di sekitar mereka.






