Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Pria Ngaku TNI Diduga Provokasi Massa Aksi Serang DPRD Sumut

Shoppe Mall

Solok – Pria Ngaku TNI Sebuah insiden mengejutkan terjadi saat aksi unjuk rasa berlangsung di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, ketika seorang pria yang mengaku anggota TNI diduga memprovokasi massa untuk melakukan penyerangan.

Aksi unjuk rasa yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi ricuh setelah pria tersebut muncul dan menyulut emosi para demonstran.

Shoppe Mall
Pria Ngaku TNI
Pria Ngaku TNI

 

Baca Juga : Trump Ingin Pindahkan Semua Warga Gaza dan Jadikan Pusat Pariwisata

Ia berteriak lantang di tengah kerumunan massa dan mengajak mereka menerobos barikade polisi yang menjaga area gedung DPRD.

Rekaman video kejadian itu telah tersebar luas di media sosial dan mengundang reaksi keras dari masyarakat serta berbagai pihak berwenang.

Dalam video tersebut, pria itu terlihat mendorong massa untuk “jangan takut” dan menyatakan bahwa “ada tentara bersama kalian”.

ini Massa yang terbakar emosinya pun mulai melempari batu ke arah gedung DPRD dan memaksa masuk ke dalam kompleks.

Aparat kepolisian yang berjaga pun langsung mengambil tindakan pengamanan dan berupaya membubarkan massa secara bertahap.

Kapolda Sumatera Utara langsung mengadakan konferensi pers untuk menanggapi insiden tersebut dan mengonfirmasi bahwa pria itu bukan anggota TNI aktif.

ini Pihak kepolisian saat ini tengah memburu pria tersebut, yang melarikan diri setelah kericuhan terjadi.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa pria tersebut memiliki agenda pribadi atau mungkin menjadi bagian dari pihak yang ingin memancing kerusuhan.

TNI melalui Kodam I/Bukit Barisan juga telah memberikan pernyataan resmi dan menegaskan tidak ada keterlibatan anggota mereka dalam aksi tersebut.

Pangdam I/BB mengecam keras tindakan penyalahgunaan identitas TNI untuk kepentingan politik atau provokasi publik.

ini Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengaku sebagai aparat tanpa identitas resmi.

“Anggota TNI memiliki prosedur dan tanggung jawab yang jelas. Kami tidak pernah menginstruksikan keterlibatan dalam aksi unjuk rasa,” ujar Pangdam.

Polisi ini telah mengantongi sejumlah bukti, termasuk rekaman video, foto, dan kesaksian dari para saksi di lokasi kejadian.

Shoppe Mall