Solok – Sumbar Raih Prestasi kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dalam ajang bergengsi BAZNAS Award 2025, provinsi ini berhasil menyabet sejumlah penghargaan yang membanggakan.
Pada tahun ini, Sumbar tampil mencolok dengan membawa pulang beberapa penghargaan strategis, termasuk penghargaan sebagai BAZNAS Provinsi Terbaik dalam Pengelolaan Zakat Produktif”.

Baca Juga : KM Tegar Jaya Hanyut Tenggelam Digulung Ombak Besar di Teluk Pesawaran Lampung Berikut Identitas Korban
Kepala BAZNAS Provinsi Sumbar, Dr. H. Rahmat Fadli, menerima penghargaan tersebut dengan penuh haru dan rasa syukur yang mendalam.
Dalam sambutannya, Rahmat menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim BAZNAS Sumbar, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah mendukung pengelolaan zakat secara profesional dan amanah.
“Ini adalah hasil kerja kolektif. Tanpa dukungan semua pihak, prestasi ini tidak mungkin bisa kami raih,” ujarnya.
Tidak hanya itu, salah satu Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari Kabupaten Tanah Datar turut meraih penghargaan sebagai “UPZ Terbaik Tingkat Nasional”.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, turut menyampaikan apresiasi atas capaian ini melalui siaran pers resmi pemerintah provinsi.
Ajang ini menilai berbagai aspek seperti manajemen organisasi, inovasi pelayanan, dampak program zakat, dan kepatuhan terhadap regulasi syariah.
Kolaborasi yang baik antara BAZNAS dan BPBD Sumbar mempercepat proses penyaluran bantuan darurat ke lokasi terdampak.
Kinerja cepat dan tepat ini menjadi salah satu indikator keberhasilan Sumbar meraih penghargaan dalam kategori “Respons Sosial Terbaik”.
Di tengah dinamika sosial dan ekonomi pascapandemi, peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan semakin krusial.
BAZNAS Sumbar membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang baik, zakat dapat menjadi solusi atas ketimpangan sosial dan kemiskinan struktural.
Seluruh penghargaan yang diterima tahun ini menjadi motivasi bagi BAZNAS Sumbar untuk terus berinovasi dan memperluas cakupan program.
BAZNAS Provinsi juga mendorong sinergi dengan BUMN, BUMD, dan sektor swasta untuk optimalisasi pengumpulan zakat profesi dan zakat perusahaan.
Dukungan masyarakat pun semakin terlihat dari tren peningkatan jumlah muzaki setiap tahun di Sumbar.






