Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Pipa PAM Bocor akibat Ekskavator Pembangunan RS di Tangerang

Shoppe Mall

Solok – Pipa PAM Bocor Pada suatu proyek pembangunan rumah sakit di Kota Tangerang, menggunakan layanan Perumda Tirta Benteng sebagai penyedia utama pasokan air bersih untuk site konstruksi dan kawasan sekitarnya.

Selama tahap awal pembangunan, dilakukan pengerukan tanah menggunakan eskavator berat untuk memfasilitasi fondasi dan saluran pembuangan

Shoppe Mall

Pipa tersebut dipasang cukup dangkal—sekitar 20 cm di bawah permukaan, bukan satu meter seperti

Karena pemasangan gasal tersebut, saat eskavator bekerja, pipa mudah “tergaruk” dan akhirnya pecah, memicu aliran deras air ke permukaan jalan.

Genangan air langsung mengalir ke sekitar site konstruksi RS, mengancam kelistrikan, peralatan, dan keamanan area kerja.

Pipa PAM Bocor
Pipa PAM Bocor

 

Baca Juga : Tragedi Anak Kapolres Solok Tewas di Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu

Pihak proyek segera menghubungi PDAM Tirta Benteng untuk penanganan darurat—tapi respons awal terpantau lambat, meskipun laporan sudah masuk lebih dari satu jam sebelum itu

Warga sekitar dan pekerja mengupayakan pengendalian darurat, seperti menahan laju air dengan pasir dan sekat seadanya, sambil menunggu tim PDAM tiba.

Akhirnya, petugas PDAM datang dan mulai melakukan perbaikan. Namun, dampaknya sudah terasa—beberapa ruangan di base camp atau lokasi operasional RS sempat terendam.

Kasus ini bukan pertama kali terjadi. Mirip kejadian sebelumnya, misalnya di depan RS EMC, di Jalan Hasyim Ashari—pipa distribusi 200 mm bocor karena terkena ekskavator dalam proyek penggalian

Dampaknya meluas ke beberapa wilayah terdekat—berupa terganggunya distribusi air bersih dan cemas bagi pelanggan sekitar.

Selain itu, pemasangan pipa dangkal semata-mata berisiko tinggi terhadap gangguan permukaan yang melibatkan alat berat.

Warga pun sering mengeluh terhadap kualitas perbaikan yang kurang, seperti rusaknya jalan setelah galian pipa tanpa pemulihan infrastruktur sesuai standar

Semua ini menunjukkan bahwa instalasi utilitas (seperti air) sering terabaikan atau tidak terdata dengan akurat dalam sistem koordinasi proyek.

Di beberapa kota lain, termasuk Malang, insiden serupa juga terjadi: misalnya pipa PDAM pecah karena tersenggol ekskavator di Jalan

Shoppe Mall